Cleo Indonesia

Lima Hal yang Bisa Anda Pelajari dari Film Filosofi Kopi 2

Movie Review: Pecinta kopi menyambut kembali Ben dan Jody


Hadir dengan cerita yang berbeda, film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody menghadirkan cerita dan karakter baru.Berkisah tentang perjalanan 2 tahun setelah Ben (Chicco Jerikho) dan Jody (Rio Dewanto) memutuskan untuk menjual kedai mereka dan berkeliling Indonesia demi membagikan ‘kopi terbaik’. Namun, mereka menemui jalan buntuk ketika Aga, Aldi, dan Nana memutuskan untuk mengundurkan diri.
 
Film Filosofi Kopi 2 akan mulai ditayangkan pada tanggal 13 Juli 2017, serentak di seluruh bioskop Indonesia. Anda tidak hanya dibuat kenal lebih dekat dengan Ben dan Jody namun Anda akan mendapatkan lima pelajaran penting dari film Filosofi Kopi 2: Ben & Jody.
 
-MOVIE SPOILER-
 
Anda tidak selalu harus mengalah.
Jody selalu mengalah kepada Ben, hal ini seperti sudah kebiasaan yang tidak dapat dihilangkan. Ketika Ben sedang marah, lagi-lagi Jody berniat untuk mengorbankan diri dan mengalah, namun tidak selamanya Anda harus mengalah dalam situasi seperti ini. Tidak ada salahnya jika kali ini saja Anda ingin mementingkan kepentingan dan perasaan Anda sendiri

Pertolongan datang dalam bentuk yang tidak duga.
Ungkapan tidak kenal maka tak sayang terceminkan dengan baik dalam film ini. Hal inilah yang terjadi antara Ben dan Brie. Siapa sangka Ben yang selalu mengkritik Brie ternyata mendapat bantuan besar dari dia, mereka kemudian bahkan sangat lengket satu sama lain.
 

Jangan mengambil keputusan mendadak saat Anda sedang emosi.
Ben yang sedang emosi tiba-tiba memutuskan untuk membeli kedai kembali dari Tarra dan Jody, tanpai pikir panjang berapa uang yang harus ia siapkan, dan jadinya ia malah kebingungan dan menyesal.


Memaafkan itu mudah, Anda hanya perlu membuka hati.
Di penuhi dengan emosi dan rasa kecewa Ben berusaha kabur dan memilih untuk menjauh. Namun jika Anda lihat ketika Ben merasa tenang ia kemudian minta maaf kepada Tarra. Hal yang sama juga terjadi dengan Ben dan Brie, ketika Ben mau membuka hatinya dengan Brie ia dapat melihat bahwa Brie sangat membantu dirinya.
 
Tidak selamanya Anda harus mengutamakan ego Anda.
Ben tidak mau mendengarkan kata-kata Jody karena tergelut emosi, namun ia sadar ia membutuhkan Jody dan Jody tidak sepenuhnya salah. Terkadang kita harus menyampingkan ego kita untuk melakukan hal yang benar.

Teks Auli Hadi Foto Istimewa
 

Share this article :

Related posts