Cleo Indonesia

The Immortal Life of Henrietta Lacks

Kisah nyata tentang arogansi dan kesuksesan medis, ras dan kemiskinan.

 
Diangkat dari sebuah  best seller novel non fiksi, The Immortal Life of Henrietta Lacks menceritakan tentang seorang perempuan Afrika-Amerika bernama Henriata Lacks, yang tumbuh sebagai petani tembakau asal Virginia.
 


Pada usia 31 tahun, ia didagnosa menderita kanker serviks. Di bawah perawatan Rumah Sakit Johns Hopkins di Baltimore, jaringan tumor ganasnya dibuang tanpa sepengetahuan dia dan keluarganya, sesuai standar prosedur pada waktu itu. Jaringan ini diserahkan ke Dr. George Gey, yang selama 30 tahun tengah mengembangkan suatu jaringan sel hidup di Johns Hopkins. Para ilmuwan di seluruh dunia tengah melakukan upaya sejenis dengan jaringan sel selama berpuluh tahun untuk pengujian manusia yang tak mungkin dilakukan pada manusia yang masih hidup.

 

Sampai pada waktu itu, tak seorang pun mampu mengembangkan sel-sel di cawan petri. Namun demikian, sel-sel milik Lacks, menggandakan diri dalam kecepatan yang intens dan mempercepat kanker yang mematikan di dalam tubuh, terus berkembang, tanpa dapat dijelaskan, dapat dikatakan sebagai suatu keajaiban.
 
Film ini akan menceritakan tentang anak-anak Henrietta, khususnya Deborah. Deborah Lacks (Oprah Winfrey), bersama seorang jurnalis Rebecca Skloot (Rose Byrne) mempelajari tentang sosok ibunya yang sebelumnya tidak pernah ia kenal dan mencoba untuk memahami bagaimana pengangkatan sel kanker Henrietta yang tak diijinkan membawanya kepada terobosan medis yang luar biasa, menciptakan revolusi medis yang mengubah ribuan nyawa.
 
Film ini akan tayang perdana pada Minggu, 23 April pukul 07.00 WIB (waktu yang sama dengan AS). Anda juga dapat menonton film ini di HBO On Demand dan HBO Go.
 
Teks Auli Hadi
Foto  Dok. HBO Asia
 

Share this article :

Related posts