Cleo Indonesia

The International Woolmark Prize 2017

Memperkuat komitmennya untuk para desainer dan industri tekstil.

 
Ajang penghargaan The International Woolmark Prize kembali hadir di tahun 2017. Memperkut komitmennya terhadap para desainer dan industri tekstil, tahun ini Woolmark akan memberi penghargaan kepada beberapa pabrik tekstil yang menciptakan dan juga membantu mengembangkan kain wol dan benang yang unik serta kreatif, dengan memberikan Innovation Award.
 
“Setiap tahun saya selalu kagum melihat karya yang dibawa para finalis ke pada juri, ketika saya merasa saya sudah melihat semua hasil karya yang hebat, mereka selalu dapat memberikan kejutan dengan karya baru yang lebih inovatif. Hal ini yang menjadi alasan kami membuat innovation award,” ujar Direktur Pengelola Woolmark Company, Stuart McCullough.
 

 
Adapun para desainer dari Asia yang berhasil masuk dalam nominasi tahun ini adalah:
 
Untuk kategori Menswear:
Bmuet(te) (Korea Selatan), Pronounce (Cina), Roggkey (Jepang), SixLee (Cina), Staffonly (Cina).
 
Untuk kategori Womenswear:
KYE (Korea Selatan), Peggy Hartanto (Indonesia) Shushu/Tong (Cina), Yuima Nakazato (Jepang).
 
Masing-masing dari 65 nominasi global akan menerima sebesar AU $ 2000 untuk membantu pengembangan karya mereka, menjelang putaran final regional yang akan diadakan di Dubai, London, Milan, New York, Seoul dan Sydney sepanjang bulan Juli.
 
Setiap pemenang regional pakaian pria dan pakaian wanita, tahun ini juga akan menerima AU $ 70.000 sebagai bantuan untuk membuat koleksi akhir mereka. Hadiah untuk kedua pemenang final juga lebih besar daripada tahun sebelumnya, dengan pemenang di kategori pakaian pria dan wanita, masing-masing akan mendapatkan Au $ 200.000.
 
Terpilihnya Peggy Hartanto sebagai salah satu finalis tahun ini kembali menjadi bukti pengakuan kualitas desainer Indonesia. Tahun lalu dalam IWP 2016 putaran Asia, Toton dan Major Minor berhasil terpilih sebagai finalis di kategori womenswear, sementara Vinora masuk sebagai finalis di kategori menswear. Toton sendiri akhirnya terpilih menjadi pemenang putaran Asia, dan melaju ke putaran final internasional yang diadakan di Paris.
 

Teks Auli Hadi, Margaretha Untoro
Foto Dok. Woolmark Company 
 

Share this article :

Related posts