Cleo Indonesia

Etika Grup WhatsApp

Meski terlihat sepele, apa yang Anda lakukan di grup WhatsApp dapat mengganggu bagi orang lain.
 
Hampir semua orang tergabung dalam suatu grup messaging app. Jika dulu sempat heboh dengan BBM (Blackberry Messenger), tak bisa dipungkiri jika kini pamornya dikalahkan oleh aplikasi bernama WhatsApp. Tetapi keberadaannya sering menganggu karena berbagai hal, mulai dari penyebaran berita hoax hingga ajakan untuk bergabung dalam bisnis multi level marketing. Jadi seperti apa yang boleh dan tidak boleh dilakukan saat berbincang di grup WhatsApp? CLEO merangkum beberapa tips yang bisa membuat grup Anda lebih berguna dan bermanfaat.


 
Do!
Sharing Informasi Berguna
Untuk memaksimalkan fungsinya, sebuah grup WhatsApp akan semakin berguna saat para pemakainya membagikan informasi. Tetapi bukan sembarang informasi, melainkan yang mempunyai nilai positif, seperti informasi kemacetan atau berita tentang pengurusan pajak. Saat Anda ingin membagikan informasi ke suatu grup, pastikan juga relevan bagi para anggotanya. Jangan sampai Anda berbagi soal imunisasi kepada grup yang terdiri dari teman-teman yang masih single.
 
Membangun Relasi dengan Teman Baru
Saat Anda bergabung dengan sebuah grup WhatsApp, pandang hal tersebut sebagai kesempatan untuk berkenalan dengan teman baru. Jangan malu untuk ikut ‘berkata-kata’ saat ada pembicaraan di dalam grup. Jika Anda hanya diam saja, maka orang lain pun tidak akan ngeh kalau Anda tergabung dalam grup tersebut.
 
Don’t!
Argumentasi Tidak Pada Tempatnya
Suasana memanas saat pemilihan Presiden Republik Indonesia beberapa tahun lalu tampaknya juga menular ke pembicaraan di grup WhatsApp. Ada yang melontarkan kalimat pro pada calon pertama langsung dibalas dengan sengit oleh pendukung calon kedua. Berbeda pendapat boleh-boleh saja, tapi harus diingat jika tempat Anda berargumen sama seperti tempat publik dimana banyak orang lain yang bisa melihat ‘keributan’ tersebut dan merasa sangat terganggu.
 
Menyebarkan Berita Hoax
Masih segar di ingatan saat serangan teroris di Indonesia bulan Januari 2016 lalu? Saat itu banyak orang yang menjadi bingung dengan berita simpang siur di grup WhatsApp mereka, termasuk berita bohong yang justru menimbulkan kekhawatiran. Anda mungkin berpikir jika membantu menyiarkan berita tersebut akan membantu para anggota grup. Namun biasakan untuk mengecek berita yang Anda sebar. Jika berita yang Anda sampaikan tidak terbukti kebenarannya, Anda justru membantu orang-orang tak bertanggung jawab menyebarkan kebohongan secara massal.
 
Asyik Mengobrol Hingga Notifikasi Bertumpuk
Seringkali saat menyalakan ponsel, hal pertama yang Anda lihat adalah banyaknya notifikasi pada grup WhatsApp Anda. Saking banyaknya, tak jarang hal tersebut membuat ponsel Anda menjadi hang. Yang lebih menyebalkan, biasanya yang sibuk mengobrol hanya beberapa orang saja dengan topik yang tidak relevan untuk grup Anda. Jangan sampai Anda menjadi seperti ini, ya. Jika ingin mengobrol panjang lebar dengan satu orang saja, lebih baik Anda menggunakan chatting pribadi yang tak akan menganggu orang lain di grup WhatsApp.
 
 
Teks Imelda Rahmawati
Foto Fotosearch
 
 

Share this article :

Related posts