Cleo Indonesia

Menikah? Nanti Saja!

No honey, more money.
 
“Kapan nikah?” mungkin menjadi pertanyaan yang paling sering (dan paling annoying) yang orang-orang tanyakan kepada Anda. Yang tidak mereka ketahui, wanita yang menunda untuk menikah punya penghasilan lebih besar ketimbang wanita yang menikah di usia lebih muda. So how young is too young to get married? Berapa lama wanita sebaiknya menunda untuk menikah?


 
Tahun 1990, rata-rata usia untuk menikah di Amerika Serikat adalah 23 untuk wanita dan 26 untuk pria. Namun, penelitian dari National Marriage Project dari University of Virginia, AS, tahun 2013 lalu menemukan adanya kenaikan usia yang cukup signifikan. Usia rata-rata wanita saat menikah adalah 27 tahun, sementara usia rata-rata pria adalah 29 tahun.
 
Temuan mengenai kenaikan usia rata-rata saat menikah turut diiringi temuan lain yang lebih penting: wanita yang menunda untuk menikah hingga usia 30 atau di atas 30 memiliki penghasilan yang lebih tinggi ketimbang wanita yang menikah di bawah usia 30. Lebih spesifiknya, penelitian tersebut menemukan bahwa wanita yang menikah di usia 30 atau di atasnya memiliki penghasilan sekitar USD50.000 dalam setahun. Sementara wanita yang menikah di usia antara 24-26 tahun berpenghasilan sekitar USD45.000, and even lower, wanita yang menikah di usia awal 20 atau di bawahnya, memiliki penghasilan sekitar USD30.000. Angka yang jauh berbeda, bukan?
 
Penundaan pernikahan ini salah satunya disebabkan oleh perubahan sudut pandang. Jika generasi orang tua atau kakek-nenek kita menganggap bahwa pernikahan adalah tanda bahwa seseorang telah menjadi orang dewasa yang sesungguhnya, maka kaum young adult masa kini beranggapan sebaliknya. Mereka merasa harus menjadi orang dewasa yang seutuhnya, baru mereka pantas melanjutkan ke fase berikutnya dalam hidup: pernikahan. Fenomena ini juga banyak tampak pada kaum young adult di Indonesia, sehingga meskipun penelitian ini berbasis di Amerika, hasil temuannya juga applicable pada masyarakat kita.
 
Perubahan pandangan, and hence, perubahan tren usia menikah, telah terbukti meningkatkan status sosial ekonomi seorang wanita, karena wanita memiliki waktu lebih lama untuk meraih apa yang menjadi tujuan hidupnya, misalnya pendidikan yang tinggi atau kenaikan dalam jenjang karier, dan pada akhirnya meningkatkan penghasilan. Jadi lain kali, kalau ada orang yang bertanya kepada Anda “kapan nikah?”, jawab saja, “nanti, lagi sibuk cari uang yang banyak!” Because that’s what you’re actually doing.
 
 
Teks Rara Putri Delia
Foto Fotosearch
 
 
 

Share this article :

Related posts