Cleo Indonesia

Jakarta Creative Hub, Inkubator Bagi Para Anak Muda Kreatif

“Orang rajin dan kreatif bisa jadi sukses dan kaya di tempat ini (Jakarta Creative Hub)” – Basuki Tjahaja Purnama


Pemprov DKI Jakarta telah membuka sebuah tempat berisi fasilitas dan prasarana kreatif bagi para muda yang ingin menjalankan bisnisnya. Tempat ini dinamakan Jakarta Creative Hub. Bertempat di gedung Graha Niaga Thamrin, Jakarta Pusat, area seluas 1500 m2 ini ditujukan untuk menampung ide kreatif dari anak muda dan memastikan munculnya bisnis-bisnis kreatif yang baru di Jakarta.

Di hari peresmiannya, Gubernur Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan bahwa niat membangun tempat ini sudah ada sejak beberapa tahun yang lalu. Tepatnya ketika berbincang dengan beberapa pihak pada salah satu ajang mode bergengsi yaitu Jakarta Fashion Week 2016 (yang dilangsungkan pada bulan Oktober 2015). “Selama itu kami menggodok ide ini. Tujuannya untuk memberikan fasilitas kepada anak-anak muda yang punya ide, membantu memodalkan dan mematenkan ide mereka sehingga bisa menjadi sebuah bisnis,” katanya.

Hal yang sama diungkapkan oleh Veronica Tan, Kedua Dekranasda DKI Jakarta. “Saat itu, JFW meminta pada saya sebuah mesin sizing untuk mode. Lalu saya jadi berfikir, banyak anak-anak muda ingin berkarya tetapi alatnya tidak ada,” ujar Veronica Tan.



Apa yang sebenarnya ada di tempat ini?
Pertama, sebuah space untuk anak-anak muda berkumpul .Di dalamnya ada sebuah coffee shop yaitu Guten Morgan. Jadi Anda bisa duduk bersama teman atau rekan kerja dan mengolah ide sambil menikmati kopi santai. Selain itu, ada kelas-kelas dan makerspace berisi segala macam alat untuk kegiatan program pelatihan. Beberapa hal yang ditawarkan adalah pelatihan entrepreneurship dan craftsmanship dengan pakar-pakar industri kreatif sebagai pendamping dan kuratornya.

Setelah Anda menikmati kopi, mengolah ide dan belajar mewujudkan ide itu hingga berbentuk produk, Jakarta Creative Hub menyediakan co-working dan co-office space yang dapat digunakan sebagai modal langkah awal bisnis. “Ibaratnya tempat ini seperti inkubator untuk Anda yang kreatif dan mau membuka start-up. Karena belum punya kantor, mulainya dari sini dulu alias numpang alamat kantor sampai nanti siap dilepas,” kata Ahok.
“Membuka Jakarta Creative Hub sama seperti kami memberi anak-anak muda beasiswa. Tentunya ada target yang ingin dicapai. Tidak hanya sekedar kumpul-kumpul, tapi harus ada prestasinya,” tambah Veronica Tan.

Jakarta Creative Hub juga merupakan hasil kerja sama dengan pendiri Indoestri Makerspace, Leonard Theosabrata. Indoestri dan Jakarta Creative Hub memiliki konsep yang kurang lebih sama yaitu memberikan pelatihan kepada anak muda kreatif untuk mewujudkan mimpinya. “Ini akan menjadi tempat dimana proses itu terjadi. Di sini ada alat, ada co-office, dan ada fasilitas pelatihan. Harapannya akan semakin banyak ide-ide menjadi kenyataan. Bukan hanya sekedar coretan di atas kertas atau prototype,” kata Leo.
Nantinya, para pemegang KTP DKI Jakarta bisa menggunakan seluruh fasilitas yang ada secara gratis dengan syarat dan prosedur yang sudah ditentukan. Jadi bagi anak-anak muda Jakarta, jangan takut untuk berkhayal dan bermimpi. Kunjungi Jakarta Creative Hub dan eksplorasi kreativitas Anda.

Teks & foto IS
 

Share this article :

Related posts