Cleo Indonesia

Living on a Jet Plane



Sebagai penumpang pesawat terbang, ada beberapa peraturan yang wajib Anda ikuti demi keselematan dan kenyamanan. Jangan sampai Anda dianggap tidak tahu diri karena melanggarnya.


Sebenarnya, segala peraturan dan etika dalam penggunaan pesawat terbang bisa Anda ketahui lewat buku panduan, yang biasanya tersedia di setiap tempat duduk dalam pesawat. Sayangnya, masih banyak pengguna pesawat yang belum sadar akan berlalunya peraturan tersebut. Entah karena mereka tidak pernah membacanya, atau malas menaatinya. Apapun alasannya, Anda sebagai CLEO babes tentu tidak akan seperti itu, kan? Berikut peraturan-peraturan yang berlaku di dalam pesawat.

Matikan ponsel
Menggunakan ponsel di dalam pesawat terbang baik sedang mengudara maupun ketika pesawat sedang berada di darat berpotensi membahayakan keselamatan seluruh penumpang dan awak pesawat. Di samping itu, juga melanggar kepantasan dan tata krama. Banyak kasus kecelakaan pesawat yang disebabkan oleh gangguan sinyal ponsel terhadap sistem kemudi pesawat. Sayangnya, hingga kini masih sering terlihat penggunaan ponsel di dalam pesawat. Kadang, Anda harus berani menegur mereka yang masih saja kekeuh menggunakan ponsel walau tahu bahayanya. Pasalnya, mereka yang sering melanggar adalah para pebisnis yang tidak bisa hidup tanpa ponsel. Tapi, yang mereka tidak sadari bahwa mereka juga bisa tidak hidup alias terancam keselamatannya karena ponsel. Sebenarnya selain ponsel, barang-barang elektronik juga dilarang penggunaannya karena bisa mengacaukan sistem navigasi dan kemudi pesawat terbang. Misalnya seperti kamera, CD player, radio, dan electronic game. Potensi kecelakaan masih dapat terjadi di darat ketika pesawat sedang bergerak menuju pintu embarkasi (gate) karena gangguan komunikasi. Jadi, pastikan Anda menyalakan ponsel hanya setelah berada di terminal bandara.

Etika berpakaian
Ada baiknya jika Anda memakai pakaian yang layak (seperti celana panjang) dan sepatu karena menurut sebagian penerbangan, hal itu diwajibkan. Kenyataannya, tidak ada peraturan yang menyebutkan Anda tidak boleh memakai sandal jepit atau celana pendek. Pakai piyama pun boleh, asal Anda nyaman dengannya. Tapi sebenarnya, pemakaian sandal jepit dan celana pendek tidak terlalu dianjurkan karena untuk mencegah Anda terluka saat terjadi masalah. Misalnya, pesawat Anda harus melakukan pendaratan darurat, makan sandal jepit dan celana pendek akan mempersulit Anda. Sebaliknya jika Anda memakai celana panjang dan sepatu akan lebih melindungi tubuh Anda.

Berada di tempat yang tepat
Jika Anda bepergian bersama anak kecil atau manula, pastikan Anda tidak memberikan kursi di dekat jendela. Hal ini karena dikhawatirkan mereka tidak mampu (secara reflek dan fisik) untuk  mengambil tindakan dengan membuka jendela darurat saat terjadi masalah.

Taruh barang di bagasi
Tas sekecil apapun yang Anda bawa ke dalam kabin hendaknya diletakkan ke dalam bagasi pesawat yang terdapat di atas tempat duduk Anda. Bayangkan jika terjadi kecelakaan, maka barang Anda bisa membahayakan keselamatan Anda dan penumpang lain.

Saat take off
Biasanya saat take off, kita diminta oleh pramugari untuk duduk di tempat dan memasang sabuk pengaman. Itu wajar, mengingat demi keselamatan. Tapi kalau menaikkan sandaran kursi dan menutup meja di depan kita? Itu juga penting karena meja dan kursi yang tidak berada dalam keadaan normal (meja tertutup dan kursi dalam keadaan tegak) akan mengganggu dan menutup akses penumpang lain dan diri kita sendiri bila terjadi sesuatu, misal saat terjadi guncangan kuat akibat turbulence dan proses evakuasi ketika terjadi kecelakaan. Sebenarnya semua diatas adalah standar yang diberlakukan untuk menjamin keselamatan dan kenyamanan Anda. Jadi, tidak ada salahnya kan bagi kita untuk menurutinya?


FOTO: FOTOSEARCH

Share this article :

Related posts