Cleo Indonesia

Meet the Celebrity Authors

Tak hanya mendalami seni peran, para aktor dan aktris Hollywood ini juga berbakat dalam menulis buku.
 
Entah fenomena apa yang ada di Hollywood, tapi bisa dipastikan jika banyak selebriti yang ‘melirik’ industri menulis sebagai salah satu bisnis sampingan mereka. Nama-nama seperti Neil Patrick Harris, Rob Lowe, Zendaya, hingga Kendal dan Kylie Jenner tercatat merilis buku yang ditulis oleh mereka sendiri. Tetapi, apakah buku-buku tersebut mendapatkan ulasan baik dari para kritikus dan menjadi best-seller? Belum tentu. Meski cukup banyak selebriti yang menulis buku mereka, hanya ada segelintir yang memang membuat buku bagus dan laku di pasaran. 



Jason Segel
Anda pasti sudah familier dengan sosok tinggi besar Marshall Eriksen di serial How I Meet Your Mother. Jason Segel yang memerankan tokoh Marshall ternyata tak hanya piawai dalam acting, dirinya juga punya bakat besar dalam menulis. Bersama rekannya, Kirsten Miller, ia sudah merilis dua buku anak-anak berjudul Nightmares! dan Nightmares! The Sleepwalker Tonic. Konon cerita yang ada dalam buku tersebut berdasarkan pengalaman Jason semasa kecil yang selalu bermimpi buruk. Pertama kali buku tersebut dirilis, langsung menempati posisi kedua di The New York Times Children’s Bestsellers. Tak mengherankan jika para kritikus memuji cerita yang dibangun sangat kuat, sehingga Anda yang membaca seakan-akan juga merasakan mimpi buruk.
 


Chris Colfer
Satu lagi aktor yang mencoba peruntungan menulis buku anak-anak. Meski masih muda, pemenang piala Golden Globe akan perannya di serial Glee ini sukses merilis buku yang selalu berada di daftar The New York Times Children’s Bestsellers. Sebenarnya Chris sudah ingin menulis sejak masih muda, tepatnya saat duduk di bangku sekolah dasar. Namun, baru pada tahun 2012 dirinya dikontrak penerbit buku dan akhirnya merilis buku pertamanya, The Land of Stories: The Wishing Spell. Kesuksesan buku tersebut membuat Chris terpacu membuat buku-buku berikutnya yang masih termasuk dalam series The Land of Stories. Tampaknya Chris masih akan asyik menulis buku, karena dirinya baru saja menandatangani kontrak senilai puluhan miliar dolar untuk merilis buku baru hingga tahun 2017.


 
Aziz Ansari
Banyak selebriti Hollywood yang menganggap menulis buku adalah sesuatu yang gampang, karena hanya menggunakan imajinasi saja. Tetapi Aziz Ansari bukan termasuk di dalamnya. Buku pertama yang ia tulis berjudul Modern Romance: An Investigation dibuat dengan sungguh-sungguh, lengkap dengan sederet penelitian. Bersama sosiolog Eric Klinenberg, Aziz mengadakan riset mendalam terhadap percintaan modern lengkap dengan segala dating apps seperti Tinder, Ok Cupid, dan lainnya. Hasilnya? Buku dengan sudut pandang yang menarik dan gaya bertutur yang witty.
 


Jesse Eisenberg
Aktor yang memerankan Lex Luthor dalam film Batman v Superman: Dawn of Justice ini sudah akrab dengan dunia menulis. Ia adalah kontributor tetap untuk majalah The New Yorker dan aktif menulis naskah drama. Buku pertamanya, Bream Gives Me Hiccups, berisi kumpulan puisi dan humor singkat. Para kritikus dan media memuji habis-habisan gaya penulisan Jesse. Bahkan Entertainment Weekly menulis, “Eisenberg is truly a talented writer. . . Hilarious and poignant.” Melihat begitu banyak perhatian yang diberikan pada buku tersebut, tak heran jika buku ini digosipkan akan diadaptasi menjadi serial televisi.
 


Tina Fey
Menjadi komedian terkenal ternyata belum cukup bagi seorang Tina Fey. Melalui buku berjudul Bossypants, Tina menjelma menjadi salah satu penulis terlaris yang bukunya sudah terjual lebih dari sejuta eksemplar. Bercerita tentang kisah hidupnya sendiri, yakni seorang gadis yang mempunyai impian berkarier di Hollywood, buku ini sangat menyenangkan untuk dibaca. CLEO sangat suka bab ke-12: Remembrances of Being a Little Bit Fat, yang tidak hanya menampilkan sisi humoris dari seorang Tina Fey, namun bab ini juga akan menyadarkan pembaca bahwa dirinya juga sama seperti wanita pada umumnya yang merasa insecure karena kelebihan berat badan.
 


Amy Poehler
Amy Poehler mengikuti jejak Tina Fey dengan merilis buku berjudul Yes Please. Buku yang menceritakan kehidupan pribadi Amy tersebut sebenarnya tidak dimaksudkan sebagai buku bergenre humor. Tetapi mustahil rasanya jika komedian yang tampil di Saturday Night Live tersebut tidak menyelipkan sedikit rasa humor pada tulisannya. Dalam buku ini, Amy tampil blak-blakan. Mulai dengan menceritakan secara gamblang kehidupan seksnya, hingga keputusannya menggunakan nanny dalam merawat anak-anaknya. Jangan tertipu dengan kesan humoris yang ditonjolkan buku ini, karena Amy banyak menyelipkan life lesson berharga di setiap bab. Dirinya juga banyak menuliskan kata-kata penyemangat untuk para wanita yang ingin sesukses dirinya melalui kata-kata "Do Whatever You Like”, dan "Be Whoever You Are”.
 


Mindy Kaling
Wanita yang lahir dengan nama Vera Mindy Chokalingam ini adalah sosok yang menginspirasi. Mindy membuktikan jika dirinya yang berdarah India ini bisa sukses di Hollywood. Salah satu kesuksesannya terletak pada kemahirannya menulis. Mindy telah memulai karier penulisan sejak berada di bangku kuliah. Ia kemudian menerbitkan buku pertamanya pada tahun 2014 berjudul Matt & Ben: A New Play. Kepopuleran baru dicicipinya saat merilis Is Everyone Hanging Out Without Me? (and Other Concerns) yang berada di daftar buku terlaris tahun 2014 versi The New York Times. Buku terbaru Why Not Me? Juga diterima dengan baik oleh masyarakat dan (lagi-lagi!) masuk dalam daftar The New York Times Bestsellers.
 


Lena Dunham
Buku pertama aktris dan produser Girls ini langsung mengundang kontroversi ketika dirilis. Buku berjudul Not That Kind of Girl memuat pengalamannya saat mengalami pelecehan seksual di masa kuliah. Banyak yang berpendapat jika kisah tersebut tidak benar dan menuduh Lena ‘menjual’ fiksi. Namun terlepas dari hal tersebut, para kritikus tetap memuji gaya penulisan Lena. Tidak heran jika buku tersebut sanggup bertahan selama 16 minggu di USA TODAY’s Best-Selling Books. Lena memang sangat mencintai buku, hal itu dia buktikan dengan membuat publishing company bernama Lenny. Rencananya, buku-buku yang diterbitkan di bawah publisher tersebut akan khusus mengangkat tema tentang wanita.
 


Teks Imelda Rahmawati
Foto Image Collect, Istimewa
 
 
 
 

Share this article :

Related posts