Cleo Indonesia

Etika Komplain Lewat Media Sosial

Perkembangan media sosial membuat tata cara komplain pun ikut berubah.
 


Cara yang paling sering dilakukan untuk mengajukan keluhan pada suatu perusahaan, produk, atau layanan saat ini adalah melalui media sosial. Lewat medium ini, biasanya pihak yang dikomplain akan memberi tanggapan lebih cepat sebab mereka tak ingin komplain Anda dibaca banyak orang di dunia maya. Itulah sebabnya kini semakin banyak perusahaan atau penyedia jasa yang memiliki customer service atau administrator yang berinteraksi dengan pelanggan melalui media sosial.
 
Namun meski mengalami masalah atau kerugian saat menggunakan produk atau jasa mereka, bukan berarti Anda bisa seenaknya menulis komplain di media sosial. Bisa saja yang terjadi malah sebaliknya, Anda dituntut karena menuliskan kata-kata kasar. Jill Bronfman, profesor hukum dan privasi data di UC Hastings College of the Law, San Francisco, memberi beberapa tips bagi Anda saat mengajukan keluhan lewat media sosial.
  • Hubungi customer service resmi. Sebelum mengajukan keluhan lewat media sosial, sebaiknya Anda mencoba untuk menghubungi pihak yang dikomplain melalui telepon atau email customer service mereka. Jika tak juga mendapat respons positif, baru ajukan keluhan lewat media sosial.
  • Gunakan bahasa yang sopan. Mungkin Anda sedang kesal dan marah, namun ungkapkan keluhan Anda dengan cara dan bahasa yang sopan. Jelaskan permasalahan yang Anda hadapi dengan lengkap. Jangan menggunakan kata-kata kasar atau makian karena hal ini bisa berbalik menjadi bumerang bagi Anda.
  • Tak perlu berlebihan. Salah satu hal yang sering dilakukan orang-orang saat menulis keluhan di media sosial adalah berusaha menarik perhatian publik sebanyak mungkin. Hal ini mungkin tepat untuk beberapa kondisi, namun kadang terlalu berlebihan untuk situasi yang lain. Tak perlu heboh jika Anda melakukan komplain di media sosial karena semua orang bisa membacanya. Anda bisa meminta bantuan publik jika keluhan yang Anda ajukan secara baik-baik dan resmi tidak diperhatikan.
  • Tunggu dengan sabar. Kadang ada beberapa hal teknis yang tidak bisa langsung ditangani saat itu juga dan membuat Anda harus menunggu. Tanyakan batas waktu penyelesaiannya sehingga Anda bisa mengontak mereka kembali.
  • Bersikap fair. Ungkapkan terima kasih jika masalah Anda berhasil diselesaikan. Setiap perusahaan pasti pernah membuat kesalahan. Jadi berikan penghargaan atas usaha mereka untuk menangani masalah Anda.
 
 
Teks Prihandhini
Foto Fotosearch
 

Share this article :

Related posts