Cleo Indonesia

How To Make Friends As An Adult

Ketika duduk di bangku sekolah, berteman rasanya berjalan natural. Entah bagaimana, tiba-tiba Anda dan sahabat jadi akrab begitu saja. Tapi ketika dewasa, sepertinya Anda butuh usaha ekstra untuk bisa seperti itu. Padahal menambah teman baru itu bikin hidup lebih berwarna!
 
Menurut psikolog dan psikoterapis Henny Wirawan, berbeda dengan saat masih di masa sekolah, ketika dewasa hidup sudah lebih bervariasi—minat dan hobi berbeda, topik obrolan berbeda, serta latar belakang dan pengalaman hidup yang juga berbeda. Terkadang, maksud dan tujuan pertemanan pun beragam. Ada kalanya tidak sekadar berbagi minat yang sama, tapi ada maksud lain untuk mendapatkan keuntungan tertentu.


KENALI DIRI SENDIRI
“Berhati-hati dalam memilih teman” adalah nasehat klasik orang tua yang ternyata tak lekang oleh waktu. Tak hanya saat remaja ketika masih mencari jati diri, perkenalan dengan teman baru di usia dewasa pun tak jarang dapat mengubah cara pandang, gaya berpakaian, gaya hidup—sampai mengubah takdir! Oke, mungkin yang terakhir itu sedikit berlebihan.

Tapi betul, kok. Menjadi diri sendiri ketika berteman selalu jadi pilihan terbaik. Perubahan gaya hidup dan tingkah laku karena berusaha berteman dengan seseorang atau sekelompok orang, bukanlah cara yang baik—kecuali jika perubahan tersebut memang membawa kebaikan untuk Anda. Jadi sebelum Anda menjalin pertemanan dengan orang lain, luangkan waktu untuk menjalin pertemanan dengan diri sendiri—mengenal identitas diri dan itu termasuk mengenali kelebihan serta kekurangan Anda.

Misalkan, Anda merasa tidak nyaman berada di sebuah acara seorang teman yang menyajikan minuman beralkohol. Simpel: Anda tak perlu berada di situ. Mungkin acara minum teh lebih tepat untuk Anda, and it’s completely fine. Di usia dewasa, Anda bebas memilih teman. Tak perlu memaksa diri untuk memenuhi harapan orang lain maupun khawatir hanya sedikit memiliki teman karena yang terpenting adalah kualitas hubungannya.
 
TINGKATKAN KEBUGARAN FISIK DAN MENTAL
Untuk memulai pertemanan, Anda membutuhkan kepercayaan diri dan self-esteem. Namun jika Anda selalu saja merasa lelah, tidak percaya diri dengan tubuh Anda, atau sedih berkepanjangan, menambah teman baru bakal sulit. Bagaimana tidak? Selain sudah kehabisan energi untuk bergaul, siapa pula yang mau berkenalan dengan orang yang memancarkan aura negatif? Untungnya ada banyak cara untuk meningkatkan energi dan kepercayaan diri untuk menjelajah dunia dan menambah teman baru.

Mulailah dengan yang simpel. Keluar rumah di pagi hari untuk menghirup udara segar dan berjalan kaki. 10 menit pun berarti! Tubuh sehat, pikiran juga segar. Seiring waktu, tingkatkan komitmen Anda untuk berolahraga. Cari olahraga yang Anda sukai dan bergabunglah di komunitasnya—tempat di mana Anda bisa berjumpa dengan orang baru. Selagi meningkatkan kebugaran tubuh, beri nutrisi juga untuk pikiran Anda. Tuliskan satu hal yang Anda syukuri setiap harinya. Luangkan beberapa menit untuk bermeditasi ataupun berdoa. Intinya, belajar untuk menjadi teman terbaik bagi diri sendiri, lalu menyiapkan diri untuk menjadi teman yang baik bagi orang lain. Pasalnya Anda tak bisa berharap pada orang lain, jadi yang bisa Anda lakukan adalah perbaikan diri.

Teks Riani Sovana Foto Fotosearch
 

Share this article :

Related posts