Cleo Indonesia

Mencari Teman Baru Saat Dewasa

Menambah teman baru bikin hidup lebih berwarna.

Menurut psikolog dan psikoterapis Henny Wirawan, berbeda dengan saat masih di masa sekolah, ketika dewasa hidup sudah lebih bervariasi—minat dan hobi berbeda, topik obrolan berbeda, serta latar belakang dan pengalaman hidup yang juga berbeda. Terkadang, maksud dan tujuan pertemanan pun beragam. Ada kalanya tidak sekadar berbagi minat yang sama, tapi ada maksud lain untuk mendapatkan keuntungan tertentu.


UBAH RUTINITAS

Merasa bosan dengan lingkaran sosial yang itu-itu saja? Buka peluang untuk mendapatkan teman baru dengan cara mengubah rutinitas Anda. Jika selama ini rute hidup Anda hanya dari rumah ke kantor lalu pulang ke rumah lagi, coba lakukan aktivitas yang berbeda. Cara paling baik adalah terlibat dalam kegiatan sosial, di mana Anda dapat berjumpa dengan orang-orang dari berbagai latar belakang namun memiliki minat yang sama dengan Anda. Atau terpikir untuk kembali ke sekolah? Ambil kursus menarik sepulang bekerja sudah bisa membuat hidup Anda tidak monoton plus memperluas pertemanan. Ingin lebih ekstrem? Lakukan sesuatu yang gila—di luar zona nyaman Anda—dan dengan orang-orang yang tidak terlalu Anda kenal atau bahkan tidak Anda kenal sama sekali. Solo traveling, mungkin? Hey, hidup cuma sekali!
 
KEJAR PASSION ANDA—BUKAN ORANGNYA
Jika ingin menambah teman baru, kebanyakan saran yang Anda terima adalah “keluar rumah dan bergaulah!”. Kekurangan dari pendekatan ini adalah Anda menempatkan orang sebagai fokus utamanya. Sedangkan Anda tentu tahu, cara paling jitu untuk membuat orang ‘kabur’ adalah… mengejarnya!

Ada alternatif lain. Daripada mengejar pertemanan sebagai fokusnya, lebih baik kejar passion Anda. Lakukan aktivitas yang Anda suka dan pertemanan akan menjadi bonusnya. Ini adalah satu-satunya cara untuk berkenalan dengan orang lain secara sejajar, tanpa ada salah satu pihak bertindak sebagai ‘hadiah’nya. Lagipula, orang yang menarik adalah orang yang mengejar passion-nya. Setuju? Coba ingat-ingat, apa yang selalu membuat Anda tertarik, penasaran, dan bersemangat? Apakah ada aktivitas, olahraga, hobi, atau kemampuan khusus yang selama ini Anda korbankan?
 
UNDANG ORANG-ORANG KE DALAM HIDUP ANDA
Jadilah pribadi dewasa yang siap berbagi, bukan cuma menunggu untuk dibagi. Tak ada salahnya menjadi pihak yang pertama kali mengajak berkenalan, memulai pembicaraan, mengundang, ataupun mengatur pertemuan. Selain itu, jangan lupa untuk menjaga hubungan dengan mereka yang pernah Anda kenal namun terpisah karena pindah, ganti pekerjaan, atau karena sibuk. Mereka tidak kalah menariknya untuk diajak bertemu dan siapa tahu dapat membawa peluang bisnis. Tidak perlu terlalu idealis untuk mengumpulkan sekian puluh orang dalam satu waktu, dua atau tiga orang saja juga sudah cukup.
 
BACKGROUND CHECK. PERLUKAH?
“Tak ada salahnya melakukan background check lewat media sosial untuk mengenal prinsip dan gaya hidup teman baru kita. Namun yang lebih baik adalah jangan terlalu cepat membuka rahasia pribadi kepada orang yang baru dikenal. Pahami dan uji dulu pola pikir dan kematangan emosinya, lalu perhatikan konsistensi perilakunya,” saran Henny.
 
Teks Riani Sovana Foto Fotosearch
 

Share this article :

Related posts