Cleo Indonesia

Cerita di Balik Foto Harris Syn di Instagram


“Apa pun kameranya, foto bagus harus memerhatikan lightning, objek, dan komposisi.”




Dari iPhone ke Kamera
Saya pertama kali punya akun Instagram pada 2010, dan termasuk orang-orang pertama yang memiliki akun di social media itu karena Instagram baru dirilis pada Oktober 2010. Semua berawal karena kesukaan saya pada desain yang mengantarkan saya pada digital imaging.

Dulu saya suka mengambil foto-foto dari Google kemudian saya edit dengan berbagai aplikasi foto di iPhone. Saya pun mengenal berbagai aplikasi editing melalui Instagram orang lain. Lama-lama, saya merasa bosan mengambil foto yang itu-itu saja di Google dan berpikir mengapa tidak memakai foto yang saya ambil sendiri.

Waktu itu kamera yang saya gunakan adalah dari iPhone yang terus saya manfaatkan untuk posting foto selama beberapa tahun. Baru-baru ini saja, saya menggunakan kamera Fuji X100s mirror less yang menurut saya cocok dipakai saat traveling.

Menurut saya, apa pun kameranya, foto yang bagus harus memerhatikan lightning, objek, dan komposisi.

Bertemu Teman Baru dan Jodoh Lewat Instagram

Lewat Instagram, saya bisa punya banyak kenalan. Beberapa kali saya mengobrol dengan Instagrammer dari luar negeri, antara lain dari Thailand, Belanda, Spanyol, Inggris, dan banyak lagi.

Itu juga yang membuat Instagram jadi media sosial yang berbeda dari yang lain karena bisa menghubungkan banyak orang dengan cepat. Saya juga mempunyai kenalan beberapa Instagrammer asal Indonesia. Bahkan dulu sempat saya mengikuti Instameet Bromo, yaitu pertemuan para instagrammer di Indonesia. Di sana lah saya bertemu dengan kekasih saya yang juga seorang instagrammer. Soal follower, itu saya anggap sebagai nilai plus.

Foto untuk Amal
Kebanyakan hasil foto saya adalah foto landscape atau pemandangan, karena waktu awal saya mempunyai akun Instagram adalah ketika di Bali yang memiliki pemanadangan indah. Hampir setiap hari saya menyediakan waktu untuk mengambil foto-foto pemandangan di Bali. Bukan berarti saya jadi spesialis foto landscape.

Sekarang saya sedang mendalami portrait dan sedang bekerja dalam proyek bernama #igersinportraits. Di dalam proyek ini saya mengambil foro para Instagrammer hebat di Indonesia untuk kemudian saya tampilkan dan jual dalam sebuah pameran. Nantinya uang yang dihasilkan dari penjualan tersebut akan disalurkan untuk amal.

IMELDA RAHMAWATI
FOTO: IRVAN ARRYAWAN

Share this article :

Related posts