Cleo Indonesia

Meet The Movie Lovers, Widya Windyana Hidayat


"Menonton film itu sama seperti membaca buku. Selain terhibur dengan ceritanya, kita bisa menarik pesan moral dan menambah wawasan."



Tak Hanya Film Favorit

Dari semua film yang saya tonton selama ini, belum ada yang bisa menggantikan Sleepless in Seattle (1993) yang sudah saya lihat beberapa belas kali tapi sampai sekarang masih senang menonton ulang. Selain tergila-gila dengan Meg Ryan, saya juga memfavoritkan Mike Myers dan Joseph Gordon-Levitt. Semua film mereka saya ikuti dari yang tidak terlalu terkenal hingga yang box office.  Selain menyukai genre komedi romantis dan horor, film yang mungkin menurut sebagian orang aneh juga saya ikuti. Karena saya memilih film bukan hanya karena terdaftar di box office atau pemainnya terkenal, tetapi berdasarkan survei lewat sinopsis, rating, dan review dari situs terpercaya. Walaupun score di IMDb jelek, tapi kalau review di situsnya oke, saya lebih percaya dengan review. Tapi kalau rating dan pemainnya sudah oke dan yakin bagus, saya sengaja tidak mencari tahu. Karena trailer biasanya bisa menjelaskan 50% dari film tersebut. Terkadang kalau filmnya tidak keluar di bioskop, saya membeli DVD-nya atau kalau tidak masuk ke Indonesia saya akan download dari internet. Total DVD saya sudah tak terhitung, sekitar lebih dari 400 buah. Dalam satu hari, untuk movie marathon di bioskop maksimal dua film, tapi kalau untuk serial bisa 16 jam saya habiskan untuk menonton.

Like Cinema, Not A Premiere Hunter
Saya lebih suka menonton di bioskop karena lebih seru. Setiap weekend saya pasti ke bioskop dan dalam satu bulan bisa empat hingga lima kali. Terkadang di bioskop juga ada beberapa orang yang cukup mengganggu, seperti membawa anak di bawah umur, menerima telepon, atau mengobrol ketika film berlangsung. Tetapi untungnya saya bukan tipe orang yang mudah terganggu dengan semua itu.  Menonton di bioskop bersama teman juga lebih menyenangkan dan ada yang bisa diajak diskusi setelah film selesai. Sebelum film dimulai biasanya saya ke toilet agar tidak meninggalkan kursi di tengah film diputar dan kehilangan scene. Agar lebih fokus menonton, saya juga tidak membawa snack. Lebih baik makan berat sebelum atau setelah menonton. Satu hal, saya bukan premiere hunter, karena tidak terlalu suka crowded hectic. Kalau memang tidak sempat menonton, saya akan mencari DVD-nya, kecuali untuk film yang benar-benar ditunggu. Karena saya suka kesal sekarang orang sangat cepat melakukan spoiler, yang bagi para penggemar film, itu adalah dosa besar.

Selalu Update dan Dipercaya
Bagi saya menyukai film tak berarti harus mengikuti komunitas pecinta film untuk mendapatkan informasi paling update. Karena saya bisa mendapatkannya dengan aktif mengecek situs film terpercaya dan follow twitter komunitas pecinta film, salah satunya Movie Explorer. Terkadang film-film aneh tapi bagus juga saya dapatkan infonya dari IMDb. Setiap harinya saya rutin membaca berita tentang film dan mencari tau film apa saja yang akan tayang. Meskipun saya tidak menonton sebuah film, saya akan tetap mengikuti beritanya. Karena rasa keingintahuan saya cukup tinggi, biasanya setelah menonton sebuah film, saya akan membaca trivia-nya di IMDb dan mendapatkan banyak pengetahuan. Dengan hobi menonton dan tetap update, saya sering dimintai rekomendasi oleh teman. Mereka cukup percaya dengan taste saya dan kalo saya bilang film itu jelek, mereka tidak akan menontonnya.



FOTO: HONDA TRANGGONO

Share this article :

Related posts