Cleo Indonesia

Perubahan Hidup Ernanda Putra


"Jujur, adanya Instagram mengubah hidup saya"




Banyak followers karena #instagood
Alasan saya membuat akun Instagram adalah karena saya memang menyukai fotografi. Saya membuat akun sejak sekitar tahun 2010. Saat ini followers saya hampir menginjak angka 400 ribu. Awalnya saya bisa memiliki banyak followers sebenarnya karena Instagood, yaitu sebuah akun Instagram yang melakukan curate foto-foto bagus. Jadi kalau ada foto bagus yang memakai hashtag #instagood, akan ada kesempatan untuk ditampilkan oleh akun tersebut, dan sepertinya saya adalah orang Indonesia pertama yang ditampilkan oleh Instagood. Akun Instagood ini punya banyak followers, jadi saya pun ikut mendapat banyak followers hingga saat ini—dalam sehari sekitar 1000 followers baru. Beberapa waktu kemudian setelah muncul di Instagood, Instagram mengirim email kepada saya, yang menyatakan ingin menjadikan saya sebagai suggested user. Banyaknya pertambahan followers ini membuat saya harus mematikan notifikasi Instagram, kalau tidak, baterai smartphone bisa tersedot habis terus-terusan.

Suka menangkap momen simpel dan personal
Saya tak punya ciri khas dalam menampilkan foto-foto di Instagram, random saja. Tapi kalau untuk objek foto, saya suka ‘menangkap’ momen yang simpel, personal, dan yang terjadi sehari-hari. Saya juga suka memotret natural light seperti shadow, atau memotret still life, misalnya saya sedang ngopi. Filter foto yang sering saya gunakan adalah Vscocam dan Snapseed. Ada banyak momen berkesan saat memotret sebuah foto, tapi favorit saya adalah momen kumpul-kumpul bareng pengguna Instagram lain, namanya Instameet. Tahun lalu saya bersama teman-teman pernah membuat Instameet dan trip ke Bromo bareng-bareng. Jalan-jalan, kenalan dengan teman baru—pengalaman itulah yang membuat momen tersebut jadi berharga, lebih dari sekadar foto yang diambil. Tentu kami mengunggah foto-fotonya ke Instagram. Tiba-tiba Instagram kembali mengirim email kepada saya. Mereka bilang, mereka ingin membuat feature kisah dan posting kami di Bromo. Saya bangga sekali, Bromo jadi bisa dilihat dan dinikmati oleh pengguna Instagram di seluruh dunia.

Instagram mengubah hidup saya
Jujur, adanya Instagram mengubah hidup saya. Bahkan, kalau tak ada Instagram, mungkin saya masih ngantor dan menjadi desainer grafis sesuai basic ilmu saya. Berkat Instagram pula, saya mendapat banyak rezeki. Awalnya mendapat endorse dari online shop, semakin ke sini tawaran kerjasama dan endorsement semakin banyak. Salah satunya adalah sebuah produsen kamera dari Jepang. Sejak dulu saya memang pengguna dan menyukai kamera merek tersebut, sampai akhirnya tahun lalu produsen kamera tersebut mengajak saya bekerjasama dan setiap mereka punya produk baru, saya berkesempatan mencoba dan memiliki produknya. Selain kamera, ada juga brand pakaian, jam tangan, hingga kontrak dengan sebuah provider telekomunikasi dimana saya memegang dan menjadi kurator akun Instagram milik provider tersebut. Kalau ditanya bagaimana caranya agar punya banyak follower di Instagram, salah satu kuncinya menurut saya adalah konsistensi. Selain itu, foto-foto yang diunggah juga harus punya wow factor, jadi kita harus terus menantang diri sendiri untuk menciptakan foto yang keren.


FOTO: TODI HARIANTO

Share this article :

Related posts