Cleo Indonesia

This month, we’re loving… Dylan O'Brien

Ia adalah paket komplet dari seorang aktor.

CLEO jatuh cinta pertama kali saat…
melihat mata cokelatnya yang besar di serial Teen Wolf. Perannya sebagai Stiles memang menarik perhatian karena suka melontarkan sarkasme tapi dengan cara yang pintar. Ia juga seorang sahabat yang baik bagi Scott (Tyler Posey), yang menjadi manusia serigala. Jika Anda perlu alasan lain untuk menyukainya, ia juga seorang drummer, suka membuat film komedi pendek di YouTube yang ia produseri, sutradarai, dan bintangi sendiri. Komplet!

Is that all? Nope. CLEO makin menyukainya ketika pria berusia 23 ini menjadi pemeran utama di film The Maze Runner tahun lalu. Dalam film yang diadaptasi dari buku trilogi karangan James Dashner ini, ia berperan sebagai Thomas, seorang remaja yang terbangun di tempat asing, tanpa ingat siapa dirinya dan mengapa ia berada di sana. Bersama 30 anak laki-laki lainnya yang disebut glader, ia mencoba keluar dari labirin yang mengelilingi mereka dan selalu berubah bentuk. “Dalam pikiran saya, ia adalah seorang pahlawan yang berhasil menemukan keberanian dalam dirinya,” jelas pria keturunan Irlandia ini. Bisa dibilang Thomas adalah Katniss Everdeen (The Hunger Games) atau Beatrice Prior (Divergent) versi pria. Menurut produser film ini, Wyck Godfrey, Dylan terpilih sebagai Thomas karena ia karismatik, goofy, dan… atletis!

Meski demikian, Dylan mengaku tak banyak berolahraga untuk peran ini. “Seluruh aktor di film ini harus ikut boot camp dimana kami harus belajar memotong kayu dan membangun sesuatu. Tapi saya sendiri tidak ikut belajar karena Thomas memang digambarkan tidak bisa melakukannya. Saya juga tak banyak berlatih lari karena di film saya tidak bisa berlari (sebelum menjadi glader) dan saya juga harus terlihat capek.” Namun apakah sebenarnya ia sendiri suka berlari? “I love sprinting, but I hate long-distance running. Isn't that funny?” ujarnya, tertawa.

Tahun depan Anda akan kembali melihatnya di… Maze Runner: The Death Cure yang akan dirilis pada Februari 2017. Well, the maze was just the beginning!

Teks Prihandhini Foto Sipa Press

Share this article :

Related posts