Cleo Indonesia

Sesi Bercinta Yang Normal



Seperti apakah bentuk hubungan seksual yang "normal"?  


Hubungan seksual yang dianggap "normal" yang akan dibicarakan di sini bukanlah sebuah sesi bercinta sesuai aturan atau tidak. Soalnya, tidak ada hal khusus yang bisa lakukan dan tidak boleh dilakukan saat  berhubungan seksual. Posisi yang Anda pilih saat bercinta adalah terserah Anda karena tidak ada yang dianggap benar atau salah. Seks "normal" di sini maksudnya adalah bentuk hubungan apa adanya (dan cenderung membosankan) yang sering dilakukan oleh kebanyakan pasangan. Masih belum cukup jelas? Coba simak beberapa kenyataan ini.

Inilah salah satu keadaan yang disebut "normal" dalam bercinta. Kebanyakan pasangan bercinta saat mereka merasa lelah dan kekurangan energi, contohnya sepulang dari kantor. Di saat masih bertenaga, mereka suka melakukan hal-hal yang lebih penting, seperti bekerja lembur dan berolahraga untuk menjaga kesehatan. Mereka juga lebih memilih untuk melakukan hal-hal yang bersifat menghibur seperti hang out dengan teman-teman dan traveling. Terkadang mereka lupa kalau membutuhkan banyak energi saat bercinta.

Selain itu, tidak memiliki cukup waktu merupakan salah satu tanda dari seks yang "normal" dilakukan. Beberapa pasangan tetap bercinta padahal mereka tidak berada dalam kondisi terbaik dan merasa terburu-buru. Hal ini sebenarnya tidak disukai oleh kebanyakan pasangan, tetapi mereka menginginkan sesi bercinta tetap rutin dilakukan. Kalau menunggu waktu yang tepat, mereka khawatir akan semakin jarang berhubungan intim. 

Kecanggungan dan keterbatasan komunikasi adalah hal "normal" yang biasanya dirasakan saat bercinta. Anda jarang memberikan tanggapan terhadap aksi pasangan, begitu juga sebaliknya. Ketahuilah bahwa keterbatasan komunikasi bisa menghambat Anda untuk merasa dekat dengan pasangan. Sebaiknya, biasakan diri Anda dan pasangan merasa nyaman untuk saling memberitahu apa yang terasa baik dan apa yang membuat Anda bergairah. Jika Anda tidak yakin tentang apa yang si dia nikmati, bertanyalah. Jatuh cinta tidak membuat Anda bisa membaca pikiran. Namun, cinta dapat membantu Anda membayangkan diri Anda sendiri di dalam tubuh pasangan dan berpikir tentang apa yang akan Anda nikmati sekarang.

Jadi, apakah bentuk hubungan seksual Anda mulai terlihat cukup "normal"?
Kalau Anda dan pasangan bercinta saat merasa lelah, sepertinya jawabannya adalah iya. Kalau sesi bercinta selalu dilakukan dengan terburu-buru, jawabannya adalah iya. Kalau pasangan juga terhambat mengomunikasikan hal-hal yang dirasakan dan diinginkan, jawabannya adalah iya. Sampai kapan Anda dan pasangan membiarkan sesi bercinta terasa "normal" seperti ini? Sekarang saatnya mengeksplorasi tubuh Anda dan pasangan, meluangkan waktu untuk bercinta, dan memberitahukan hal-hal yang diinginkan dan yang tidak disukai. Buatlah sesi bercinta berikutnya tidak "normal" dan berbeda.



Teks Fathia Fauzia
Foto Pexels
 

Share this article :

Related posts